Perbandingan sablon Polyflex PVC vs Plastisol

Polyflex Korea Berwarna Biru
Saat ini begitu banyak jenis-jenis sablon yang berkembang baik dari sablon manual maupun sablon digital, sebenarnya menurut saya agak aneh ketika membandingkan sablon polyflex vs plastisol mengapa? karena keduanya berangkat dari basis yang berbeda dalam artian polyflex adalah jenis ablon digital sedangkan Plastisol jenis sablon manual.

alangkah bijaknya ketika membandingkan sablon yang berangkat dari basis yang sama - sama manual misal Tinta Rubber VS Tinta Plastisol, atau Polyflex VS Transfer Paper atau Polyflex vs DTG, bisa juga DTG vs Transfer Paper


Namun untuk mengusir rasa penasaran mengenai perbedaan dal kelebihan dari masing-masing kedua jenis sablon tersebut saya coba menjabarkan sesuai dengan pengetahuan yang saya miliki


Sablon Polyflex

1. Sablon polyfles adalah jenis sablon yang bentuknya sangat mirip dengan stiker memerlukan mesin cutting stiker untuk membbuat pola gambar, yah seperti yang saya katakan bahwa dia mirip dengan stiker hanya saja untu merekatkan ke kaos memerlukan mesin Heatpress


Hasil Sablon Polyflex
2. Jenis polyflex juga bermacam-macam tidak semua polyflex berbahan PVC, hanya saja jenis polyflex yang termurah adalah PVC yang harganya berkisar 50-65 ribu permeternya.berbeda lagi dengan polyflex buatan itali seperti merk flesso si doi mirip seperi rubber, sangat tipis tidak semua mata pisau mesin cutting stiker misa memotongnya, biasanya untuk memotong polyflex jenis ini mata pisau yang kita gunakan jangan dipakai untuk memotong bahan lain selain untuk polyflex flesso, karena naninya akan kesulitan saat akan menggunakannya untuk memotong flesso.

3. Sablon polyflex sangat efektif untuk sablon kaos satuan karena alur prosesnya sebagai berikut
Design - Cutting - Press

4. Daya tutup polyflex jangan ditanya sangat sempurna, kamu seperti menempelkan kertas stiker kepermukaan kaosmu, warnanya juga warna solid, saya biasa menggunakannya untuk sablon satuan dikaos berwarna hitam dengan polyflex putih,


Sablon Plastisol
Hasil Sablon Plastisol

1. Plastisol adalah tinta sablon manual berbasis PVC tinta plastisol berbeda dengan rubber, plastisol tidak mudah mapet pada screen, plastisol juga tidak mudah retak atau pecah ketika proses dilakukan dengan benar, karenanya plastisol mengunakan istilah "Matang" bukan "Kering" karena tinta plastisol dapat kering di permukaan namun masih basah didalam sehingga tidak sempurna prosesnya, hal inilah yang sering meyebabkan sablon plastisol tidak tahan lama. 
 karenanya   diperlukan alat yang bernama mesin curing untuk membuat tinta plastisol jadi matang

2. Jika melihat kaos-kaos import kita akan tau bahwa rata-rata mereka disana menggunakan tinta plastisol karena ketahannya yang tidak diragukan lagi, untuk vendor-vendor kaos luar negeri masih menggunakan proses sablon manual hanya saja mereka didukung dengan alat-alat yang serba otomatis,

3. Tinta plastisol juga memiliki berbagai varian kualitas jadi tidak semua tinta plastisol itu selalu baik karena memiliki tingkatan-tingkatan kualitas lagi...

Demikian ulasan dari saya semoga bermanfaat gais......




Post a comment

Silahkan tinggalkan komentarmu

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget