Memilih curing untuk Tinta Plastisol

beberapa waktu banyak menayakan bagaimana cara memilih mesin curing yang baik atau yang berkualitas, nah berikut saya share tulisan dari " kang Surya Arief Widyanto"




Berikut tulisan yang beliau share di grup Facebook para sabloners


Sekedar membantu dan sharing berdasarkan pengalaman, agar tidak banyak yang terjebak buang buang uang percuma yang akhirnya tidak dapat terpakai.
Tips dalam memilih curing.

- Untuk ukuran A3, minimal 900 watt, karena jika terlalu rendah, plastisol tidak akan matang.
- Kerapatan Lampu harus rata, jarak antar lampu tidak terlalu jauh maksimal 3 cm, untuk ukuran A3, minimal pakai 10 lampu, karena jika terlalu renggang, di jamin hasil tidak akan rata.
- Panel indikator menggunakan plat seng atau alumunium yang di beri kipas untuk pembuangan panas dari dalam panel. pengalaman menggunakan plastik, pasti mudah hancur dan meleleh.
- Saklar menggunakan MCB, bukan saklar on off biasa. Karena MCB di desain khusus lebih kuat menahan beban ampere listrik.
Jadi MCB "BUKAN SEKEDAR BUAT KEREN KERENAN".
- Gunakan MCB yang bagus dan agak mahal tapi lebih awet, bukan yang biasa.
- Gunakan Pengatur suhu / thermostat. Karena membuat curing lebih awet dengan mencegah terjadi nya suhu panas yang berlebih, selain itu membuat listrik jadi lebih hemat, karena di saat suhu panas sudah cukup, lampu pemanas tidak akan aktif terus yang membuat listrik berjalan terus. Jadi sangatlah "EFISIEN".
- Jika menggunakan thermostad digital, gunakan relay ssr yang ampere nya lebih besar.
Jangan gunakan relay biasa. Jika ada dana lebih, tambahkan contactor agar lebih awet.
- Gunakan timer yang automatic langsung berjalan, lebih praktis dan tentunya lebih keren. :D
- Gunakan handle yang besar kuat dan kokoh.
- Penggunaan kipas untuk pemanas dengan watt rendah, SANGAT TIDAK DI ANJURKAN, karena akan membuat suhu panas lampu heater kembali dingin, sehingga pemanasan tidak maksimal.
- Makin besar watt nya, maka makin cepat dan panas dayanya. Itu sudah hukum listrik.
Jadi jangan mudah percaya dengan iming iming watt rendah tapi bisa panas banget.
- Terakhir, pakai sendal biar gak kesetrum.
Kali curing nya koslet...wkwkwkw
Begitulah, kalau ada yang kurang, tambahkan.
Sekedar sharing sambil jualan..Wkwkwwkwk :D


demikian tulisan dari  kang Surya Arief Widyanto  bagi para sabloner pemula yang mau tanya-tanya bisa seputar sablon bisa langsung japri beliau atau silahkan koment dibawah terima kasih...

Post a comment

Silahkan tinggalkan komentarmu

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget